Kamis, 01 Mei 2014

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP



PANDANGAN HIDUP DAN IDEOLOGI
Setiap orang di dunia ini pasti memiliki pandangan hidup masing-masing, pandangan hidup ini tidak muncul secara tiba-tiba tapi melalui proses yang cukup panjang. Pandangan hidup dapat diartikan sebagai pendapat, pertimbangan, atau motivasi yang dapat di jadikan suatu arahan dalam kehidupan setiap individu. Tanpa pandangan hidup seseorang akan kehilangan tujuan dan arah hidupnya. Sedangkan yang dimaksud dengan ideologi adalah suatu konsep yang berisi nilai-nilai dasar dan memberikan arah dan tujuan hidup atau pedoman hidup, jadi antara pandangan hidup dan ideologi mutlak harus ada pada setiap individu. Cara pandangan hidup akan mempengaruhi masa depan seseorang. Karena cara pandangan hidup inilah yang akan menjadi cara hidup. Dari cara hidup, akan menentukan cara bersikap. Dan dengan sikap, orang akan menemukan takdirnya. Tidak semua takdir telah tertulis, ada sebagian takdir yang dalam genggaman orang itu sendiri. Kita bisa memandang hidup dengan kacamata buram atau dengan kacamata yang terang. Namun, semua itu tidak bermanfaat jika kita tidak bersikap realistis dan mewujudkannya dalam bentuk Kerja.

CITA-CITA
Sewaktu kecil kita sering ditanya “cita-cita kamu kalau sudah besar mau jadi apa?” dan jawabannya biasanya adalah “mau jadi dokter, guru, arsitek, insinyur, dll” itu jawaban anak kecil wajar karena saat itu yang terlintas difikirannya saat itu. Namun akan berbeda jika pertanyaan itu di tujukan kepada mereka yang duduk di banggu SMP, SMA, Mahasiswa dan orang yang lebih dewasa dari mereka, karena apa? karena mereka sudah punya cita – cita yang sesungguhnya, dan harus punya! bahkan usia dewasa itu harus sudah mengejar atau berusaha meraih cita- citanya. Setiap orang memiliki cita-cita yang berbeda-beda, cita-cita juga bisa berupa prestasi, profesi, dll. Jadi apa itu cita-cita? cita-cita adalah suatu keinginan yang besar maupun kecil yang selalu ada di pikiran setiap orang. Seiring berjalannya waktu cita -cita juga bisa bertambah, dan cita – cita bisa menjadi motivasi untuk setiap orang yang memiliki cita – cita tersebut. Sudahkah kita punya cita – cita? cari dan raihlah cita – cita itu, tiada suatu pencapaian kecuali ada kerja keras.
 
KEBAJIKAN
kebijakan adalah suatu perbuatan baik kepada sesama mahkluk di dunia ini. Ada beberapa dasar hakekat dalam kebajikan yaitu : memberi manfaat, menahan diri, dan menguasai diri. Bila ketiga dasar kebajikan ini menjadi pedoman hidup kita, maka jalan sukses sebagai manusia telah terbuka dan dalam genggaman.
1. Memberi Manfaat Bagi Kehidupan dan Sesama
Penciptaan setiap manusia hakekatnya adalah untuk saling memberi manfaat. Karena kita sebagai manusia memang saling membutuhkan dan menghidupi. Itulah sebabnya sebagai makhluk sosial, kita perlu saling berhubungan dan memberikan manfaat. Menciptakan jalinan persahabatan sebanyak-banyaknya dan menghindari permusuhan.
2. Menahan Diri
Segala sumber kesalahan manusia pada dasarnya adalah karena tidak dapat menahan diri. Pikiran dan nafsu yang tidak terkontrol berimplikasi oada perilaku. Kemarahan, kebencian, perselisihan, keserakahan, kebohongan, kemaksiatan, dan lainnya adalah akibat tidak dapat menahan diri. Hal ini tanpa kita sadari membunuh benih-benih kebajikan kita. Mereka yang mengerti, maka dalam hidupnya akan selala menahan diri dan keinginannya yang tidak baik.
3. Menguasai Diri
Kebajikan yang tertinggi adalah ketika seseorang dapat menguasai dirinya. Dengan demikian ia akan menjadi tuan rumah bagi dirinya sendiri.

USAHA DAN PERJUANGAN
Usaha dan perjuangan adalah suatu hal yang kita kerjakan dengan kerja-keras dan sungguh-sungguh untuk mendapatkan suatu hal yang di inginkan. Cita-cita juga di capai dengan usaha dan perjuangan, di dunia ini semua hal yang kita inginkan harus dilakukan dengan usaha dan perjuangan untuk mencapainya. Tanpa adanya usaha dan perjuangan semua hal yang kita inginkan hanya lah sebuah angan-angan yang tidak akan terwujud. Jangan sekali-kali berhenti berusaha karena itu akan merugikan diri kita sendiri, Hidup memerlukan pengorbanan. pengorbanan memerlukan perjuangan. perjuangan memerlukan ketabahan. ketabahan memerlukan keyakinan. keyakinan pula menentukan kejayaan. kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.

 KEYAKINAN ATAU KEPERCAYAAN
Keyakinan atau kepercayaan adalah suatu pemikiran secara mendalam tentang pandangan hidup yang di anut sebagai pedoman. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran Naturalisme, aliran Intelektualisme, dan aliran Gabungan (Naturalisme dan Intelektualisme).
1. Aliran Naturalisme adalah hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan.
2. Aliran Intelektualisme adalah dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir.
3. Aliran Gabungan adalah dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. kekuatan gaib Minya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.

LANGKAH-LANGKAH DALAM BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK
Setiap orang pasti memiliki pandangan hidup yang berbeda-beda serta langkah-langkah yang berbeda pula dalam pandangan hidup mereka. Kalau menurut saya langkah-langkah untuk berpandangan hidup yang baik adalah dengan menentukan tujuan, usaha dan kerja keras, pantang menyerah.
Menentukan Tujuan
Pasti diantara kita masih ada yang bingung menentukan tujuan hidup mereka, karena menentukan tujuan itu tidak segampang memilih pakaian. Kita harus berpikir jangka panjang dan memikirkan secara mendalam dan matang untuk menentukan tujuan hidup atau pandangan hidup kita.
Usaha dan Kerjakeras
Setalah kita menentukan tujuan kita, kita perlu berusaha dan kerjakeras untuk mencapai tujuan kita. Tanpa itu semua tujuan yang tadi kita tentukan hanya akan menjadi sebuah ide atau argumen saja.
Pantang Menyerah
Untuk mencapai tujuan kita, kita terus di uji oleh segala permasalahan yang datang bertubi-tubi walaupun terkadang gagal dalam menghadapi permasalahan tersebut jangan sampai menyerah, permasalahan datang unuk di hadapi bukan untuk dihindari. Jika kita menghindari permasalahan tersebut kita tidak akan tahu bagaimana caranya menghadapi permasalahannya.
sumber :

NAMA KELOMPOK: 
1. AMBALI ( 10413779)
2. DIMAS MAHESA ( 12413500)
3. FATHUL SIDIEK ( 13413296)
4. MUHAMAD SAHID FERI ZULFIKAR (15413776)

Kamis, 27 Maret 2014

Kebudayaan Asli di Indonesia

Indonesia memiliki banyak beraneka ragam kebudayaan yaitu kebudayaan etnik dan kebudayaan asing, sedangkan Kebudayaan Nasional Indonesia sejak sumpah Pemuda, atau sejak Indonesia merdeka, sehingga kebudayaan yang ada sangat perlu dilestarikan dan dikembangkan oleh generasi muda saat ini, agar kekayaan kebudayaan yang dimiliki Indonesia selalu terlihat dan dipandang oleh negara lain bahwa betapa banyaknya kesenian budaya yang telah dilestarikan dan dibudayakan oleh bangsa kita. Contohnya seperti kesenian Batik. Kebudayaan tersebut sangat khas dan terkenal di Indonesia. Bangsa yang maju adalah bangsa yang menghargai dan bangga akan kebudayaannya sendiri. Dari kebudayaan suatu bangsa dapat dilihat dari kemajuan dan Intelektualitas masyarakatnya. Indonesia sebagai bangsa yang plural dengan ragam kebudayaannya mampu menarik perhatian dunia salah satu warisan budaya tersebut adalah batik. Kesenian batik merupakan seni membuat motif desain berupa gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia zaman dulu. Batik yang merupakan budaya asli bangsa Indonesia adalah salah satu kekayaan budaya bangsa yang harus dilestarikan dan dikembangkan terus menerus yang menyimpan berbagai kearifan yang mengakar secara substansial dari sisi ornamentasi keselarasan, proses pembuatannya, hingga cara mengapresiasikannya, keunikan, motif, serta corak yang dihasilkan dari batik-batik di berbagai daerah merupakan kekuatan yang sangat luar biasa khususnya bagi kekayaan seni budaya Indonesia dan belum ada di negara manapun yang memiliki kekayaan rancangan motif yang unik pada batik seperti yang dimiliki bangsa Indonesia.

Yogyakarta dan Jawa Tengah adalah daerah yang terkenal akan kerajinan produk batiknya. Hal ini disebabkan oleh sejarah batik tersebut, yang merupakan budaya yang lahir dari keajaiban-keajaiban kuno di Jawa dan berkembang pesat di daerah tersebut hingga sekarang. Seiring perkembangan waktu batik menjadi tradisi turun-temurun. Jadi desain batik juga beragam begitu juga dengan model batik dan kini batik pun telah beranjak dipakai oleh orang dari berbagai lapisan masyarakat.
Dalam beberapa catatan, perkembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram. Pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerajaan Solo dan Yogyakarta. Jadi kesenian batik di Indonesia ini telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang pada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Yang lama kelamaan kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Kemudian, batik yang sebelumnya hanya pakaian biasa keluarga keraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri. Adapun bahan-bahan pewarna yang dipakai, yaitu terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang di buat sendiri diantaranya dari indigo, tarum, nila, soga, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanah lumpur. Oleh karena itu, begitu indahnya kebudayaan seperti batik yang dimiliki Indonesia dengan cara pembuatan yang sangat sederhana dan menarik dengan buatan tangan sendiri.

Contoh kebudayaan itulah yang menjadi salah satu kebudayan asli Indonesia yang dari dulu hingga sekarang masih dilestarikan dan dikembangkan oleh banyak kalangan masyarakat. Dan tidak ada salahnya kita sebagai warga Indonesia turut bangga , karena negara kita telah mempunyai begitu banyak budaya yang beraneka ragam dan menarik

sumber :
http://agussupri177.wordpress.com/kebudayaan/artikel-tentang-kebudayaan-asli-indonesia-seperti-batik-reog-dan-tari-pendet/